23 Oktober 2009

Masih Ingatkah Aku?

Pada malu sinar  mentari pagi

Yang menembus hijau-hijau daun

Dan aku menerimanya…kehangatan di pipi

 

Pada angin lemah yang berhembus semilir

Dan aku serasa dihembusi damai

Hingga sekejap realitas meminggir

 

Pada senyuman ramah selepas malam

Keluarga-keluarga kecil berjuang hidup

Semua menatap masa depan

 

Aku masih ingat itu

Pada kecepatan 60

Di atas aspal bumiku

 

07 Mei 2009

lazimnya hujan

Semua berlari

Berlekas menyelamatkan diri

Basah bukan keinginan, apalagi harapan harian

 

Semua menutup diri

Berlindung dari hujaman

Bergegas mencari naungan

 

Spontan keluh terlontar

Kerap, air bukan sahabat

Tapi sebuah ancaman singkat

Semakin besar kemudian berganti musibah

 

Lazimnya hujan

Di awal semua panik

Selang berapa lama semua kehilangan sekaligus mendapatkan

Hilang ceria tatkala terik panas

Beroleh ceria pada syahdu gerimis

 

Untunglah curahan ini tak kehilangan daya inspirasinya

21 April 2009

Existensialism

Aku di sini
Berdiri tanpa penantian
Aku sendiri tak ada janji
di tepian tebing
Hanya menegakkan kaki dan berancang pergi
Nihil akan penyesalan di belakang
Bersiap menghempas debu terakhir dan menerjunkan diri

Apa yang akan meraihku, aku serahkan diri
Apa yang tak akan meraihku, ini hidupku
Aku terjun bebas kini

Rasanya ……
Pernah minum air putih/mineral/fresh water?
Engkau sendiri yang memutuskan rasa itu